Gila,
berasa ingin meledak. Terlalu lebay kayaknya kalo aku mengatakan
penyakit yang sedang kudera. Badanku lemas, makan tak ingin bahkan
merasa tak perlu. Aku hanya ingin diam, sendiri, tak ingin diganggu.
hanya untuk mengingat kembali setiap detik yang terjadi kemarin.
Melihat senyumnya, mendengarkan ceritanya, kegilaannya. Aku memang
terlalu banyak diam kemarin, bukan karena aku malas berbicara, malas
menanggapi apalagi malas betemu dengannya bukan karena itu semua.
Melainkan karena aku sangat menikmati disetiap detiknya, menikmati
pertemuan tak terduga, menikmati pertemuan yang telah lama. Bahkan
aku memikirkan kata apa yang pertama kali ingin aku katakan. Berbicara
sendiri, berspekuasi sendiri, berperang kata dengan diri sendiri.
Jangan ini, itu. Jangan begini, begitu. Ah banyak sekali yang
dipertimbangkan.
Detik- detik dalam pertemuan berasa menjadi slow motion. Aku
merasa setiap orang tengah tersenyum padaku. Terjebak dalam euforia.
Aku seperti menemukan seuatu yang telah lama hilang dalam pandangan
namun tak pernah pergi apalagi hilang dalam ingatan. Paling-paling
tertimbun karena kesibukan, tetapi muncul kembali dalam kepenatan.
Dan iapun tertata rapi didalamnya, meskipun orang asing
berlalu - lalang.
Pas
matkul pajak
4.30
p.m.
@ gedung J 202
First comment... :)
BalasHapusSukses buat blognya neng geulis
pffft, kata aku teh siapa. maaciw mba shell ^^
BalasHapus